, ,

BPS Sangihe Perkuat Data Nasional Melalui Pelatihan Intensif Petugas Lapangan

by -421 Views

BPS Sangihe Pacu Kualitas Data Nasional, Gelar Pelatihan Intensif bagi Petugas Lapangan

Tahuna- Dalam upaya memperkuat pilar pembangunan berbasis data, Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar pelatihan khusus bagi para petugas lapangan. Acara yang berlangsung di Tahuna Beach Hotel ini dirancang untuk mempersiapkan tenaga survei dalam mengemban dua misi penting: Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Survei Ekonomi Rumah Tangga Triwulanan (Sureti) pada September 2025 mendatang.

BPS Sangihe Perkuat Data Nasional Melalui Pelatihan Intensif Petugas Lapangan
BPS Sangihe Perkuat Data Nasional Melalui Pelatihan Intensif Petugas Lapangan

Baca Juga : Polda Sulut Tetapkan 7 Tersangka Baru Kasus Kebakaran KM Barcelona

Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah investasi strategis untuk memastikan setiap angka yang dikumpulkan akurat, andal, dan mampu menjadi cerminan kondisi riil masyarakat. Dihadiri oleh petugas lapangan terpilih, kegiatan ini dipandu langsung oleh Yogi Resmana Barus, S.Tr.Stat, seorang Instruktur Nasional yang berkompeten di bidangnya.

Membangun Kompetensi dari Dasar

Yogi menekankan bahwa pelatihan ini adalah fondasi utama untuk menciptakan kesamaan persepsi dan pemahaman di antara seluruh petugas. “Tujuannya adalah memberikan penjelasan yang komprehensif dan menyelaraskan pemahaman tentang seluruh tahapan pengumpulan data Susenas dan Sureti untuk periode September 2025. Dengan dasar yang sama, kami berharap tidak ada perbedaan interpretasi di lapangan nantinya,” ujar Yogi dengan penuh semangat.

Untuk memaksimalkan efektivitas, pelatihan dirancang dengan sistem hybrid selama tiga hari

menggabungkan keunggulan daring dan luring. Dua hari pertama dilakukan secara daring untuk memberikan pemahaman mendalam tentang teori, sementara satu hari terakhir dipergunakan untuk sesi luring yang berfokus pada praktik langsung.

Materi yang diberikan pun sangat komprehensif, mencakup:

  • Pemahaman Konsep dan Definisi: Mengupas tuntas makna di balik setiap variabel yang akan disurvei untuk menghindari kesalahan konseptual.

  • Teknik Wawancara yang Efektif: Melatih keahlian petugas dalam berkomunikasi dengan responden dari berbagai latar belakang untuk menciptakan suasana nyaman dan mendapatkan jawaban yang jujur.

  • Simulasi Lapangan dan Evaluasi: Para petugas melakukan role play untuk mempraktikkan pengisian kuesioner yang rumit, lalu mendapatkan evaluasi langsung dari instruktur untuk memperbaiki kesalahan.

Lebih dari Sekedar Teori: Mempersiapkan Praktik Lapangan

Yogi menjelaskan bahwa manfaat pelatihan ini bersifat multidimensional. “Selain meningkatkan kemampuan teknis dalam memahami konsep dan tata cara pengisian kuesioner, pelatihan ini juga secara signifikan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara petugas pendataan dan tim pemeriksa lapangan. Ini sangat krusial untuk menjaga konsistensi dan kualitas data,” tambahnya di sela-sela kesibukan memberikan materi.

Ia menegaskan bahwa kualitas statistik nasional dimulai dari ujung tombak, yaitu dari proses pengumpulan data yang benar dan metodologis.

Ajakan Kolaborasi untuk Masyarakat Sangihe

Di akhir paparannya, Yogi selaku perwakilan BPS juga menyampaikan harapan dan ajakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ia menekankan bahwa peran serta masyarakat adalah kunci keberhasilan dari seluruh proses ini.

“Saya mengharapkan para responden yang terpilih sebagai sampel untuk dapat menyambut kedatangan petugas kami dengan terbuka. Informasi yang jujur dan akurat yang Bapak/Ibu berikan bukanlah sekadar untuk kepentingan administrasi, melainkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah Sangihe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.