Tahuna, Kepulauan Sangihe – Bupati Kepulauan Sangihe secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kurikulum Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2025, Senin. Acara ini diikuti oleh ratusan tenaga pendidik dan kepala sekolah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pengembangan kurikulum merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Sangihe menghadapi tantangan zaman.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Dengan pengembangan kurikulum yang adaptif dan kontekstual, kita berharap anak-anak Sangihe lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Bupati.
Fokus pada Implementasi Kurikulum Merdeka
Bimtek ini menitikberatkan pada pemahaman dan penerapan Kurikulum Merdeka yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui kurikulum ini, guru diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi kreativitas siswa serta pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Guru Penggerak dan akademisi pendidikan yang membedah strategi implementasi kurikulum di kelas.

Baca juga: Kantong Kresek Jadi Bahan Bakar Kisah Bank Sampah Lesmana Sulap Plastik jadi Petasol
Harapan bagi Guru dan Kepala Sekolah
Bupati Sangihe berharap para peserta tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga aktif menyerap pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan selama kegiatan berlangsung.
“Guru adalah garda terdepan dalam keberhasilan pendidikan. Melalui Bimtek ini, kita berharap lahir inovasi pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan potensi lokal Sangihe,” tegasnya.
Dorongan untuk Pendidikan yang Kontekstual dan Humanis
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, moral, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya setempat. Hal ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran.
Penutup: Fondasi untuk Masa Depan Sangihe
Dengan dibukanya secara resmi kegiatan Bimtek ini, diharapkan kualitas tenaga pendidik di Kepulauan Sangihe semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.







