Gerakan Membara Menanam Langkah Nyata Dukung Swasembada Pangan di Sangihe
Tahuna- Semangat menanam terus digelorakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui program Mahi E Mesuang (Mari Menanam) yang gencar disosialisasikan kepada para petani. Gerakan ini tak sekadar wacana, melainkan diwujudkan dengan aksi nyata oleh jajaran dinas pertanian, termasuk kunjungan langsung ke lapangan untuk memantau dan mendorong produktivitas pertanian.

Baca Juga : Bupati Thungari Apresiasi Tim Sangihe Raih Hasil Maksimal
Sinergi Aparat dan Petani untuk Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Pertanian Sangihe, Franky Nantingkaseh, bersama jajarannya—termasuk Kepala Bidang Penyuluhan, Koordinator KJF, Kepala BPP Biru, dan penyuluh pertanian—melakukan anjangsana ke Kelompok Tani Mitra Sejati di Kampung Biru. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang diskusi untuk memahami kebutuhan petani sekaligus memberikan pendampingan teknis.
Selain itu, rombongan dinas pertanian juga melakukan pemantauan langsung di lahan milik Yoseph Tatipang, seorang petani mandiri di Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah. Di lokasi tersebut, dilakukan penanaman perdana cabai dan tomat sekaligus penyerahan bantuan benih unggul untuk mendukung peningkatan produksi.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Bupati Sangihe, Sutardji Matantu, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gerakan menanam dan swasembada pangan. Franky Nantingkaseh menegaskan, “Gerakan Membara Mesuang ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah dan rakyat untuk mewujudkan ketahanan pangan. Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan Sangihe yang sejahtera dan berbudaya.”
Mengapa Gerakan Ini Penting?
-
Mendorong Produktivitas Pertanian Lokal – Dengan penyediaan benih unggul dan pendampingan teknis, petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen.
-
Mengurangi Ketergantungan Impor – Swasembada pangan dimulai dari tingkat desa, mengurangi kebutuhan akan bahan pangan dari luar daerah.
-
Memperkuat Ekonomi Petani – Hasil pertanian yang melimpah tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.
-
Menjaga Kelestarian Lingkungan – Penanaman komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat juga mendukung agroekosistem yang berkelanjutan.
Ke Depan Gerakan Menanam Harus Terus Digenjot
Program Mahi E Mesuang diharapkan tidak berhenti di satu titik. Dinas Pertanian Sangihe berencana memperluas jangkauan gerakan ini ke seluruh kecamatan, dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani dan penyuluh pertanian. Dengan semangat kebersamaan, Sangihe berpotensi menjadi contoh sukses ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.



![17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_169[1] 65 Juta Orang](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_1691-148x111.jpeg)
![foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau--151225023656[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau-1512250236561-148x111.webp)
![bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s[1] Korban Scam Rata-rata](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s1-148x111.jpg)
![23022023-bi-bio-24-modena-1[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/23022023-bi-bio-24-modena-11-148x111.jpg)
![ich4f9a0z2as0w4[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/ich4f9a0z2as0w41-148x111.jpeg)