Layanan Kesehatan Tanpa Henti: Puskesmas di Sangihe Kini Beroperasi 24 Jam!
Tahuna- Dalam terobosan signifikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kesehatan Dinkes secara resmi menerapkan layanan Puskesmas Rawat Jalan 24 Jam. Kebijakan progresif ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap warga, terutama peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal kapan pun dibutuhkan.

Baca Juga : Sangihe Berawan Warga Diimbau Waspadai Hujan Ringan pada Siang Hari
Inisiatif ini diumumkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, M.E. Beliau menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan kesehatan sekaligus menyempurnakan sistem rujukan berjenjang.
Memperkuat Sistem Rujukan Berjenjang
Dr. Handry menjelaskan bahwa dalam sistem JKN, alur pelayanan kesehatan dirancang secara terstruktur. Setiap pasien diharapkan memulai perjalanan berobatnya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas atau Klinik. Dari sana, jika ditemukan indikasi medis yang memerlukan penanganan lebih kompleks, pasien akan dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) seperti rumah sakit.
“Dengan mengaktifkan layanan Puskesmas 24 jam, kami tidak hanya memperluas jam layanan, tetapi terutama memperkuat pondasi sistem rujukan berjenjang ini. Masyarakat memiliki akses ke fasilitas kesehatan primer yang andal meskipun di tengah malam, sehingga proses rujukan ke rumah sakit dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” papar Pasandaran saat dikonfirmasi.
Dari Tutup Pukul 2 Siang, Menjadi Melayani Sepanjang Waktu
Sebelum kebijakan ini diterapkan, jam operasional Puskesmas untuk layanan rawat jalan umumnya hanya berlangsung hingga pukul 14.00 WITA. Hal ini seringkali menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama di luar jam kerja, seperti karyawan, anak sekolah, atau keluarga yang mengalami darurat kesehatan pada malam hari.
“Kami melihat adanya kesenjangan dalam layanan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kami pun membuka ‘ruang’ atau shift tambahan. Kini, Puskesmas tidak lagi tutup di sore hari. Layanan terus berjalan tanpa henti, 24 jam penuh, untuk memastikan bahwa kesehatan masyarakat tetap terjaga setiap saat,” jelas Pasandaran dengan penuh semangat.
Apa Manfaatnya bagi Masyarakat Sangihe?
Kebijakan Puskesmas 24 jam ini diharapkan membawa berbagai manfaat konkret, antara lain:
-
Akses Lebih Luas: Masyarakat tidak lagi terkendala waktu untuk memeriksakan kesehatan, baik untuk penyakit mendadak seperti demam tinggi, diare, maupun luka ringan.
-
Penanganan yang Lebih Cepat: Deteksi dini dan pertolongan pertama yang cepat dapat mencegah kondisi pasien memburuk dan memperkecil kebutuhan untuk rujukan yang rumit.
-
Kenyamanan bagi Peserta JKN: Peserta JKN kini dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan primernya secara maksimal, kapan saja, sesuai dengan iuran yang telah mereka bayarkan.
-
Mengurangi Beban Rumah Sakit: Dengan adanya layanan primer 24 jam, diharapkan rumah sakit tidak lagi dibebani oleh pasien-pasien dengan keluhan ringan yang sebenarnya dapat ditangani oleh Puskesmas.
Kebijakan Dinkes Sangihe ini merupakan terobosan yang patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya, menuju Indonesia Sehat yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.




![17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_169[1] 65 Juta Orang](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_1691-148x111.jpeg)
![foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau--151225023656[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau-1512250236561-148x111.webp)
![bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s[1] Korban Scam Rata-rata](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s1-148x111.jpg)