Generasi Muda Sangihe Bangkit! Perjuangkan Keadilan Sosial demi Indonesia yang Lebih Harmonis
Tahuna- Di tengah arus globalisasi dan tantangan masyarakat yang semakin kompleks, anak muda Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmennya dalam menegakkan keadilan sosial. Mereka tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap individu diperlakukan secara adil, setara, dan tanpa diskriminasi. Hal ini disampaikan oleh Gamaliel Gahinsa, seorang pemuda Sangihe lawan diskriminasi yang aktif menyuarakan pentingnya kesetaraan dalam hubungan sosial, dalam wawancara eksklusif bersama Program Kita Indonesia di Pro 2 RRI Tahuna.

Baca Juga : Gempa M 3,2 Guncang Tahuna, BMKG Pusat di Laut, Tak Berpotensi Tsunami
Pemuda sebagai Agen Perubahan
Gamaliel menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk tatanan masyarakat yang lebih adil. “Keadilan bukan hanya tentang hukum, tapi juga tentang bagaimana kita memperlakukan sesama. Sebagai anak muda, kita harus memastikan bahwa setiap orang, tanpa kecuali, mendapat hak yang sama—tanpa memandang suku, agama, ras, atau latar belakang sosial,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pemuda Sangihe untuk bergerak bersama, tidak hanya dengan kesadaran, tetapi juga dengan aksi nyata. “Kita harus berani melawan ketidakadilan, baik dalam bentuk bullying, diskriminasi, maupun marginalisasi. Hanya dengan sikap inklusif, kita bisa membangun hubungan sosial yang harmonis,” tambah Gamaliel.
Prihatin atas Maraknya Diskriminasi
“Kita hidup di negara yang berdasar pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Artinya, perbedaan bukanlah alasan untuk saling menguatkan, melainkan kekuatan yang harus kita rayakan bersama,” ujarnya.
Sebagai pemuda yang berasal dari wilayah perbatasan, ia memahami betapa pentingnya persatuan dalam keberagaman. “Sangihe adalah miniatur Indonesia—beragam suku, budaya, dan agama hidup berdampingan. Kita harus menjadi contoh bahwa keadilan sosial bukan sekadar wacana, melainkan praktik sehari-hari,” serunya.
Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Tak hanya berhenti pada seruan, Gamaliel mendorong seluruh elemen masyarakat—pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan organisasi pemuda—untuk bersinergi menciptakan lingkungan yang adil. “Keadilan sosial adalah tanggung jawab bersama. Mari kita bangun kesadaran kolektif bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama untuk dihargai dan dihormati,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa pemuda Sangihe siap menjadi pelopor perubahan. Kami tidak akan diam. Kami akan terus menyuarakan keadilan, karena hanya dengan cara inilah kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih baik, yang diakhiri dengan penuh semangat.



![17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_169[1] 65 Juta Orang](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/17-ribu-warga-ri-ikut-cek-kesehatan-gratis-di-hari-pertama-1_1691-148x111.jpeg)
![foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau--151225023656[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/foto-berita-kpk-geledah-rumah-dinas-plt-gubernur-riau-1512250236561-148x111.webp)
![bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s[1] Korban Scam Rata-rata](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/bd4cfffc-4c80-4e1f-eb8a-08dd4a81f35f_w408_r1_s1-148x111.jpg)
![23022023-bi-bio-24-modena-1[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/23022023-bi-bio-24-modena-11-148x111.jpg)
![ich4f9a0z2as0w4[1]](https://fasilabi.com/wp-content/uploads/2025/12/ich4f9a0z2as0w41-148x111.jpeg)