, ,

Operasi Pangan Murah Sampai ke Pulau Terluar Sangihe

by -473 Views

Polri Gelar Operasi Pangan Murah hingga ke Pulau Terluar, Dukung Semarak HUT RI ke-80

Tahuna- Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar  Operasi Pangan Murah  di berbagai wilayah, termasuk pulau-pulau terluar. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu sekaligus menyemarakkan hari raya kemerdekaan.

Operasi Pangan Murah Sampai ke Pulau Terluar Sangihe
Operasi Pangan Murah Sampai ke Pulau Terluar Sangihe

Baca Juga :  Masyarakat Adat Sangihe di Era Digital

Wakil Kapolres Sangihe, Kompol Arivalianto Bermuli, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah terpencil. “Operasi pasar murah, khususnya beras, telah kami laksanakan di beberapa titik di Sangihe. Tujuannya jelas: membantu warga yang kesulitan secara ekonomi, sekaligus memeriahkan HUT RI ke-80,”

Perwira menengah yang pernah bertugas di Tanah Papua ini menambahkan bahwa operasi pangan murah ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan Bulog Tahuna. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 18 Agustus 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Harga Terjangkau dan Distribusi Merata

Masyarakat dapat membeli beras kemasan 5 kg dengan harga sekitar Rp57.500, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Selain itu, untuk menjangkau warga di pulau terluar seperti kapal Marore, Polri bekerja sama dengan  Sabuk Nusantara  untuk mendistribusikan satu ton beras.

“Malam ini, satu ton beras sudah dikirim ke Pulau Marore menggunakan kapal Sabuk Nusantara. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdepan NKRI,”  jelas Kompol Bermuli.

Dukungan untuk Masyarakat di Daerah Terpencil

Wakapolres menekankan bahwa distribusi beras murah ke pulau-pulau terluar Sangihe bukan hanya sekedar bantuan pangan, melainkan juga bentuk penguatan ketahanan nasional.  “Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan pangan, khususnya di daerah perbatasan, menjelang hari raya kemerdekaan,”  ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat Sangihe untuk memanfaatkan program ini dengan baik. “Kami berharap operasi ini dapat memberikan dampak positif, terutama bagi keluarga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyongsong HUT RI ke-80”

Percepatan Distribusi dengan Dukungan Logistik Kuat

Menyadari tantangan transportasi ke wilayah terpencil, Polri memaksimalkan kerja sama dengan TNI AL dan kapal-kapal perintis. “Kami gunakan segala sarana yang ada, mulai dari kapal cepat hingga helikopter TNI, untuk memastikan bantuan tepat waktu,” tegas Kompol Bermuli. Selain beras, operasi kali ini juga menyertakan minyak goreng, gula, dan telur dengan harga subsidi.

Antusiasme Warga dan Dampak Positif

Di lokasi penyaluran, ratusan warga sudah antre sejak pagi. Maria Londa (42), warga Pulau Marore, mengaku terbantu dengan program ini. “Harga di pulau kami biasanya sangat mahal. Dengan beras murah ini, kami bisa menghemat uang untuk kebutuhan lain,” ujarnya sambil tersenyum.

Kolaborasi dengan Pelaku Usaha Lokal

Tidak hanya mengandalkan stok Bulog, Polri juga melibatkan pedagang lokal dalam operasi ini. “Kami ajak UMKM setempat berpartisipasi sebagai distributor. Ini sekaligus menggerakkan perekonomian warga,” jelas Bambang Sutrisno dari Dinas Perdagangan Sangihe.

Monitoring Ketat Cegah Penyimpangan

Untuk memastikan transparansi, Polri membentuk tim pengawas independen yang melibatkan tokoh masyarakat. “Kami pasang CCTV di titik penjualan dan buka posko pengaduan. Tidak ada toleransi bagi pelaku penimbunan,” tegas AKP Sarah Mekel, Kasat Reskrim Polres Sangihe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.