, ,

Pemda Sangihe Bangun Fasilitas Khusus ODGJ, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Manado

by -439 Views

Sangihe Segera Miliki Fasilitas Khusus untuk Penanganan ODGJ, Akhiri Pengiriman Pasien ke Manado

News Tahuna- Kabar menggembirakan datang dari sektor kesehatan di Kepulauan Sangihe. Pemda Sangihe secara resmi mengumumkan rencana pembangunan fasilitas pelayanan khusus bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa ODGJ. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengakhiri kesulitan warga yang selama ini harus membawa keluarga mereka berobat hingga ke Manado.

Pemda Sangihe Bangun Fasilitas Khusus ODGJ, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Manado
Pemda Sangihe Bangun Fasilitas Khusus ODGJ, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Manado

Baca Juga : Gunung Karangetang “Api yang Tak Pernah Tidur” Meningkat Aktivitas

Rencana pembangunan ini mengemuka dalam rapat Badan Anggaran DPRD Sangihe yang membahas anggaran untuk Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda). Inisiatif ini lahir sebagai respons atas keluhan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa yang lebih accessible dan memadai di tanah kelahiran.

Menjawab Kekosongan Layanan yang Terasa Lama

Dr. Handry Pasandaran, M.E., Kepala Dinas Kesehatan Sangihe, dalam pemaparannya menekankan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan sebuah kebutuhan mendesak.

Selama ini, penanganan ODGJ menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Kerap kali, keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa merasa sangat kesulitan karena harus membawa pasien ke Manado. Jarak yang jauh dan biaya yang tidak sedikit menjadi beban berat. Oleh karena itu, kita sangat membutuhkan sebuah ‘wadah’ atau fasilitas yang dapat menampung dan memberikan pelayanan dasar di sini,” ujar Pasandaran.

Kita memang telah merencanakan adanya penanganan khusus bagi ODGJ. Rencananya, di Rumah Sakit Umum Daerah akan dibangun satu unit atau lokasi khusus yang didedikasikan untuk pelayanan kesehatan jiwa,” tambahnya menjelaskan.

Tidak Sekadar Bangunan, Tapi Juga SDM dan Peralatan

Dr. Pasandaran juga menegaskan bahwa komitmen Pemda tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Fasilitas baru ini akan dilengkapi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, seperti psikiater, perawat kesehatan jiwa, dan tenaga medis pendukung lainnya, serta peralatan penunjang yang memadai.

Ini adalah sebuah paket komprehensif. Ketersediaan fasilitas, SDM yang terlatih, dan peralatan pendukung adalah tiga pilar utama yang akan menjawab langsung keluhan warga selama ini. Tujuannya adalah memberikan pelayanan yang manusiawi, profesional, dan berkelanjutan,” paparnya.

Optimalisasi Layanan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Selain itu, untuk memastikan bahwa layanan ini dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, Kadis Kesehatan memastikan akan ada optimalisasi penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui BPJS Kesehatan.

Kami juga memastikan bahwa pelayanan kesehatan, termasuk layanan kesehatan jiwa ini, dapat diakses secara optimal melalui skema JKN-BPJS. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan. Fokus kita adalah pada pemulihan kesehatan pasien,” jelas Dr. Pasandaran.

Rencana ini disambut baik oleh anggota dewan yang hadir. Diharapkan, dengan adanya fasilitas ini, beban ekonomi dan psikologis keluarga pasien ODGJ di Sangihe dapat berkurang secara signifikan, sekaligus membuka akses terhadap layanan kesehatan jiwa yang lebih baik dan terhormat bagi seluruh masyarakat Kepulauan Sangihe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.