Tahuna — Sekretaris TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Agnes L. P. Bulahari Walukow, turun langsung ke lapangan untuk mengikuti kegiatan panen buah naga bersama para petani mandiri di Kecamatan Tabukan Utara, Senin.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa, tidak hanya bagi para petani yang telah menanti hasil jerih payah mereka, tetapi juga bagi TP-PKK Sangihe yang terus mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah.
Ny. Agnes mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras para petani. “Panen buah naga ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Sangihe memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya dalam pengembangan komoditas hortikultura. Buah naga bukan hanya sehat dan bernilai gizi tinggi, tetapi juga punya nilai jual yang menguntungkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa TP-PKK Sangihe siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk membantu para petani mandiri, baik dalam hal pelatihan, pendampingan, maupun pemasaran hasil pertanian. “Kita ingin para petani tidak hanya bisa menanam, tetapi juga mampu mengelola hasil panen agar punya daya saing di pasar lokal maupun luar daerah,” tambahnya.

Panen yang Melimpah, Harapan yang Tinggi
Buah naga hasil panen di Tabukan Utara kali ini terbilang melimpah. Warna merah menyala buahnya menandakan kualitas yang baik, sementara rasanya yang manis segar membuatnya diminati konsumen. Salah satu petani, Bapak Joni, mengaku sangat bersyukur atas hasil panen tersebut. “Buah naga ini kami tanam tanpa pestisida berbahaya, jadi kualitasnya alami dan sehat. Permintaan dari pasar terus meningkat, apalagi saat musim liburan,” ujarnya.
Para petani mandiri di Tabukan Utara memanfaatkan lahan pekarangan dan kebun pribadi untuk menanam buah naga. Dengan teknik budidaya sederhana namun terarah, mereka berhasil meningkatkan hasil produksi dari tahun ke tahun.
Dorongan untuk Ekonomi Keluarga
Menurut Ny. Agnes, keberhasilan budidaya buah naga ini juga memberi dampak positif bagi ekonomi keluarga di Tabukan Utara. “Hasil penjualan buah naga bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bahkan menambah tabungan keluarga. Ini selaras dengan program PKK untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal,” katanya.
Selain panen, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengetahuan seputar teknik perawatan tanaman buah naga, pengendalian hama alami, hingga strategi pemasaran modern. Harapannya, para petani tidak hanya berhenti pada keberhasilan panen, tetapi juga dapat mengembangkan usaha menjadi lebih berkelanjutan.
TP-PKK Sangihe berkomitmen untuk terus mendampingi para petani mandiri, termasuk membantu membuka akses ke pasar yang lebih luas.







